Sakit Maag Saat Puasa Lebih karena Emosi Bukan Lapar

Ramadhan tiba, bulan penuh berkah yang selalu dinanti umat muslim. Momen di mana kita mulai mengubah rutinitas dan menjalani ritual sahur di malam hari. Mungkin bagi orang dengan kondisi badan sehat bisa menjalani puasa tanpa rasa khawatir, namun bagaimana dengan penderita maag? Padahal gangguan yang mereka alami menabukan makan terlambat.

Bertentangan dengan ketakutan pada umumnya, dr Shahid Athar, dari Clinical Associate Professor of Internal Medicine and Endocrinology, Indiana University School of Medicine-Indianapolis, menyatakan puasa justru bisa menjadi obat manjur bagi mereka yang mengalami gangguan lambung.

Sakit Maag, obat maag tradisional, obat maag alami, penyebab maag, maag kronis, maag kambuh, gejala maag, asam lambung, penyakit maag, herbal, manjur, ibu hamil, generik


Dalam tulisannya di Moroccotimes, Athar mengatakan maag bisa sembuh dengan menjalani puasa, sebab rata-rata penyakit maag itu lebih sering timbul karena pengaruh emosi dan psikis yang berlebihan.

Sebenarnya kelainan yang terjadi pada usus atau lambung, tak separah dengan apa yang dirasakan. Banyak penderita merasa sakit benar saat maag, tapi sebenarnya kelainan di lambungnya tak seberapa, dan itu biasanya terjadi karena pengaruh emosi.

Menurut Athar, dengan berpuasa seseorang bisa lebih siap secara emosi dan siap mengubah pola makan mereka selama berpuasa. Namun dengan berpuasa yang mengharuskan seseorang menahan lapar dan haus dalam sehari membuat emosi kita lebih siap menerima itu, sehingga rasa perih dan sebah yang biasa menyertai sakit maag justru tak terasa.

Terlebih tubuh manusia memiliki kemampuan alami yang sifatnya bisa mengatur kapan kita siap menerima makanan atau kapan kita harus menahan diri dari rasa lapar. Misalnya, jika sedang tak berpuasa, kita sudah pasti terbiasa dengan jam pola makan (sarapan, makan siang dan makan malam) dengan pola teratur. Namun, saat berpuasa dan kita siap untuk itu, maka tubuh secara otomatis mampu menerima perubahan tersebut, dan segera mengadaptasi 'kebingungan' ritme tubuh.

Dr Athar juga tak menampik bahwa maag tidak hanya disebabkan oleh kontrol emosi, karena maag juga bisa muncul akibat kebiasaan kita dalam mengkonsumsi makanan, misalnya makanan pedas, asam, berlemak tinggi, kopi, soft drink, dan alkohol. Namun dari semua itu, faktor emosi lebih mendominasi.
»»  READMORE...

Puasa Menyembuhkan Penyakit Sakit Maag, Luar Biasa!

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan pada dokter di bulan puasa adalah: apakah penderita maag boleh berpuasa? Dr. Ari Fahrial Syam, Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis penyakit Dalam Indonesia, memberi jawaban.

"Sebagian besar pertanyaan adalah seputar gangguan pada lambung (maag) berupa timbulnya rasa perih dan tidak nyaman di ulu hati yang biasanya terjadi kalau makan terlambat," kata Ari.

Sementara, kalau berpuasa tidak ada makanan yang masuk selama 14 jam. "Logikanya rasa perih dan tidak nyaman akan terjadi selama kita berpuasa selama tidak ada makanan dan minuman yang masuk selama 14 jam tersebut," kata Ari.

Sakit Maag, obat maag tradisional, obat maag alami, penyebab maag, maag kronis, maag kambuh, gejala maag, asam lambung, penyakit maag, herbal, manjur, ibu hamil, generik


Sebelum menjawab pertanyaan itu, Ari menyatakan, perlu diketahui dulu bahwa puasa merupakan ibadah wajib bagi Muslim yang beriman. Selain itu harus diyakini bahwa hikmah berpuasa tersebut adalah agar sehat.

"Penelitian yang dilakukan memang menunjukkan bahwa pada minggu pertama puasa orang normal akan mengalami peningkatan asam lambung setelah siang hari dan kadang-kadang keadaan ini menimbulkan rasa perih," kata Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu. "Tetapi penelitian menunjukkan kondisi ini akan stabil setelah minggu kedua dan naik turun asam lambung akan kembali normal satu minggu paska puasa Ramadan."

Ari menegaskan, peningkatan asam lambung ini tidak akan merusak dinding lambung. "Oleh karena itu bagi masyarakat yang memang tidak mempunyai masalah dengan sakit maag, puasa Ramadan tidak akan membuat lambungnya menjadi sakit dan sebaliknya secara keseluruhan tubuhnya akan menjadi sehat."

Bagaimana dengan masyarakat yang mempunyai masalah dengan maag? "Justru kepada mereka dianjurkan untuk berpuasa karena puasa akan menyembuhkan sakit maag mereka," kata Ari.


Bagaimana bisa?

Sebagian besar yang ada di masyarakat adalah sakit maag fungsional yaitu pada pemeriksaan endoskopi tidak ditemukan kelainan yang bermakna pada saluran cerna atas. Sakit maag fungsional ini terjadi karena makan yang tidak teratur, konsumsi cemilan untuk lambung yang tidak sehat seperti makan yang mengandung coklat dan keju serta makanan yang mengandung minyak, konsumsi kopi dan minuman bersoda sepanjang hari, merokok dan hidup dengan stres. Untuk kelompok ini, dianjurkan tetap berpuasa.

Pada kelompok yang mengidap sakit maag organik yaitu adanya luka dalam di kerongkongan, lambung dan usus dua belas jari, juga tetap dianjurkan berpuasa tetapi tetap dengan minum obat. Karena tahapan awal dalam mengobati sakit maag adalah keteraturan makan, menghindari cemilan dan makanan yang mengandung coklat, keju dan lemak serta menghindari stres melalui pengendalian diri.

Selama berpuasa, kata Ari, makan menjadi teratur pada saat sahur dan berbuka. Hal ini susah dilakoni jika tidak berpuasa karena kesibukan dan juga kemacetan di jalan sehingga waktu banyak habis di jalanan, lalu sering makan menjadi tidak teratur. "Kebiasaan cemilan yang tidak sehat serta merokok pasti akan dikurangi kalau mereka berpuasa," ujar Ari.

Pengecualian berlaku untuk penderita maag yang mengalami pendarahan lambung dengan gejala muntah darah atau buang air besar hitam, muntah berulang dan setiap makan muntah. Untuk mereka ini, tidak diperbolehkan puasa. Bahkan mereka harus dirawat di rumah sakit untuk mengatasi gangguan sakit maag tersebut. "Pasien dengan kanker saluran cerna juga tidak dianjurkan untuk berpuasa," kata Ari.

Jadi, kata Ari, alasan takut sakit maag kambuh kalau berpuasa merupakan alasan yang dicari-cari supaya bisa tidak berpuasa.
»»  READMORE...

Maag Sembuh Total Berkat Keistimewan Puasa

Penderita maag yang ingin menjalankan puasa tidak perlu khawatir penyakitnya itu kambuh sehingga terganggu. Bahkan, puasa yang baik justru bermanfaat dan bisa menyembuhkan sakit maag secara total. Demikian dikatakan dr H Ari Fahrial Syam dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di Jakarta, Rabu (19/8).

Ia menjelaskan, maag atau dispepsia pada dasarnya merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman pada daerah ulu hati. Menurut, jenis dispepsia terbagi menjadi dua yakni dispepsia fungsional dan organik.

Pada dispepsia organik, terjadi kelainan endoskopi, misalnya tukak kerongkongan, tukak lambung atau usus dua belas jari. Sementara pada dispepsia fungsional, endoskopi masih normal. Masih menurut dr Ari, masalah sebagian besar penderita dispepsia yang dijumpai saat ini adalah yang fungsional.

Sakit Maag, obat maag tradisional, obat maag alami, penyebab maag, maag kronis, maag kambuh, gejala maag, asam lambung, penyakit maag, herbal, manjur, ibu hamil, generik


Faktor-faktor penyebab dispepsia golongan fungsional ini antara lain muncul karena penderita makan tidak teratur, kebiasaan makan camilan berlemak tinggi, minum kopi/ minuman bersoda, merokok, termasuk masalah psikologis (stres).

Pengaturan makanan yang baik pada saat berpuasa akan memperbaiki pola pencernaan itu. Jadi, dapat disimpulkan, dispepsia fungsional akan membaik atau bahkan sembuh total ketika berpuasa.

"Semua penderita maag yang fungsional bisa berpuasa, tentu dengan tetap memperhatikan konsumsi makan dan minumnya," jelas dr Ari. Namun, ada "pantangan" makanan yang perlu diperhatikan penderita maag agar puasa justru membawa berkah positif dan bukan sebaliknya.

Berikut beberapa asupan makanan yang perlu dihindari para penderita sakit maag dalam menjalankan ibadah puasa.

1. Makanan yang banyak mengandung gas, antara lain sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, minuman bersoda.

2. Makanan yang sulit dicerna, yang akan memperlambat pengosongan lambung antara lain kue tart dan keju.

3. Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung berlebih antara lain kopi, minuman beralkohol, anggur putih, sari buah sitrus, susu full cream.

4. Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, antara lain cuka, berbumbu pedas, makanan mengandung merica.

5. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan antara lain alkohol, coklat, gorengan.

6. Sumber karbohidrat, seperti beras ketan, mie, bihun, ubi singkong, talas, atau dodol.
»»  READMORE...

Sakit Maag dan Obatnya Antasida

lambung disebabkan oleh peningkatan produksi asam lambung sehingga terjadi iritasi lambung.

Bila sakit maag obati dengan antasida, silahkan cari di apotik terdekat.

Sakit Maag, obat maag tradisional, obat maag alami, penyebab maag, maag kronis, maag kambuh, gejala maag, asam lambung, penyakit maag, herbal, manjur, ibu hamil, generik

1.Antasida dalam bentuk tablet harus dikunyah terlebih dahulu.
2.Diminum 1 jam sebelum makan.
3.Bila menggunakan antasida bersama dengan obat lain beri jarak
minimal 1 jam.
4.Selama menggunakan antasida sebaiknya banyak minum air putih.

»»  READMORE...

Waspadalah Bahaya Obat Maag Yang Dijual Bebas

"Saya sulit makan teratur, sehingga penyakit maag sering kambuh. Untuk meredakan, saya minum obat maag (antasida) setiap serangan datang. Katanya, ini tidak baik. Benarkah?" demikian pertanyaan yang diajukan seorang penderita maag.

Antasida adalah obat yang bisa menetralkan asam lambung, sehingga keluhan nyeri hilang. Namun, antasida hanya mengurangi gejala dan tidak menyembuhkan penyakit maag. Pernyataan bahwa kebiasaan minum antasida itu tak baik, adalah benar. Setiap obat tidak bebas dari efek samping, dan setiap obat yang Anda minum membutuhkan kerja ekstra organ-organ tubuh.

Sakit Maag, obat maag tradisional, obat maag alami, penyebab maag, maag kronis, maag kambuh, gejala maag, asam lambung, penyakit maag, herbal, manjur, ibu hamil, generik

Penggunaan antasida dalam dosis besar dan dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan efek merugikan. Antasida yang dijual bebas, terutama berupa kombinasi aluminium dan magnesium. Pada orang dengan fungsi ginjal normal, keduanya mungkin tidak bermasalah, namun pada penderita gangguan fungsi ginjal, aluminium yang terserap dapat menyebabkan osteoporosis dan ensefalopati.

Antasida juga dapat mengganggu penyerapan obat lain. Itu sebabnya, dokter menganjurkan antasida diberikan dua jam sebelum atau sesudah minum obat lainnya. Lebih baik Anda mengatur pola makan agar penyakit maag tidak makin berat. Pada penyakit maag berat, diperlukan obat lain yang harganya lebih mahal daripada antasida.

Narasumber: Dr. Alyya Siddiqa, Sp.FK, dokter spesialis farmakologi klinik dan dosen di departemen Farmakologi FKUPN Veteran, Jakarta.

»»  READMORE...